okezone JAKARTA – Indeks harga saham gabungan (IHSG) hingga akhir tahun 2009 diprediksikan akan berada di kisaran level 1.964-2.170.
�
Hal tersebut diungkapkan Riset Analis Reliance Securities Gina Novrina Nasution, dalam risetnya yang dipublikasikan, di Jakarta, Sabtu (9/5/2009).
�
Dalam risetnya tersebut, dijelaskan, ada dua kemungkinan IHSG dapat ditutup menguat pada posisi resisten di level 2.170, yang pertama jika rally terus berlangsung, pada akhir tahun 2009, IHSG berada pada trading range 1.964-2.170.
IHSG akan menguji titik resistance di 1.855 pada pertengahan Mei, jika tembus maka titik resistance selanjutnya berada di1.911 yang kemungkinan tercapai pada bulan Juli dengan titik support di 1.690.
�
“Kami perkirakan IHSG akan mengalami koreksi yang cukup dalam di bulan Agustus sehingga IHSG bergerak mendekati batas bawah dari up trend channel yaitu 1.690,” ungkapnya.
�
Dia menjelaskan, jika menembus batas bawah up trend channel 1.690, maka IHSG akan menyentuh batas bawah selanjutnya di 1.503. Setelah itu, IHSG akan kembali ke dalam up trend channel dan berada dikisaran 1.964-2.170.
�
Kemungkinan yang kedua, bila rally yang sekarang sedang berlangsung tidak berlanjut, maka IHSG akan bergerak dalam sebuah trend side way dan berada pada trading range 1.089-1.434.
�
“Secara teknikal, kami berpendapat bahwa kemungkinan IHSG bergerak dalam up trend channel lebih besar dibandingkan dengan kemungkinan IHSG bergerak dalam tren sideway,” ujarnya.
�
Sebagai gambaran, saat ini IHSG bergerak dalam sebuah up trend channel dan tanpa volume yang lebih besar belum cukup kuat untuk melakukan breakout dari up trend channel, jika break outer jadi maka akan membuat kemungkinan-kemungkinan yang baru,? ungkapnya.
�
“Selama April saja, IHSG mengalami penguatan sebesar 18,3 persen dengan year to date sebesar 127,1 persen, namun secara Year on Year (YoY) masih turun 25,2 persen,” imbuhnya. (rhs)
